Tampilkan postingan dengan label ungkapan perasaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ungkapan perasaan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 17 September 2013
When I was Young....
Jaman SD sih gak ada yang namanya aturan jam malam.
Soalnya ya memang gak ada pikiran dolan malam.
Semua teman, si A, si B, si C ortu juga kenal. Jadi pergaulan juga gak aneh-aneh.
Jaman SMP juga gak ada tuh hitam di atas putih atau aturan JANGAN PULANG MALAM-MALAM.
Berasa tahu diri aja kalau sudah jam 8 atau paling gak jam 9 masih keluyuran ya langsung aja pulang.
Jaman SMA, juga gak ada aturan saklek paling telat pulang jam berapa.
Mana ada pulang lebih dari jam 10 malam.
Kalaupun lewat itu bisa dihitung jari.
Pertama waktu ultah teman di hotel.
Kedua waktu nonton pentas seni.
Ketiga waktu acara perpisahan.
Semuanya seijin ortu. Itupun bakal ditelpon sejak jam 7, diulang setiap 1 jam dengan pertanyaan yang sama.
Di mana, pulang jam berapa, pulang dengan siapa, naik apa.
Jaman kuliahpun gak jauh beda dengan SMA.
Paling malam ya jam 10 sudah sampai rumah.
Gak pernah nonton midnite?
Kenapa harus midnite kalu bisa nonton sore hari? Lagipula lebih mahal.
Gak pernah clubing?
Sebelum saya kuliah malah gak kenal istilah clubing!
Bukannya lebih enak kumpul sama teman satu genk, duduk di foodcourt sambil bergossip?
Kedengarannya gak asyik??
Masih bilang gak asyik kalo lu pulang kemaleman trus di jalan kenapa-napa??
Misal aja nih, ban motor atau mobil bocor padahal tukang tambal ban sudah tutup, masih berani bilang ortu yang suka menentukan jam malam itu gak asyik???
Bukannya lebih asyik jam 10 lu sudah di rumah, aman sentosa, sehat segar karena gak perlu dorong mobil?
Kejadian heboh seminggu yang lalu yang menimpa AQJ (saya rasa se-Indonesia Raya tahu) bikin saya bertanya-tanya.
Anak SMP jam segitu belum pulang apa gak dicari orang tuanya?
Kalo ortu gak di rumah apa gak dicek ke sopir atau pembantunya anaknya sudah pulang atau belum??
Banyak yang bilang jaman sekarang anak-anak lebih 'pintar' dari ortunya.
Pergaulan juga makin berbahaya, lingkungan semakin permisif dengan hal-hal yang sebenarnya tidak patut atau jelas-jelas salah.
Anak-anak yang salah pergaulan banyak sekali, apalagi di kota besar.
Tapi jangan lupa, anak-anak yang patuh dan berhasil juga tidak kurang.
Mereka ini pandai, tapi tidak kuper atau cupu. Mereka juga bergaul, bermain layaknya anak seusiannya, tapi tidak meninggalkan ajaran dan didikan yang baik.
Kalau mulai menyalahkan pihak sekolah (guru) kurang memberi bimbingan dan pengawasan kepada anak-anak, lalu apakah ortu sudah menjalankan perannya seagai ortu yang baik?
Kalau pemerintah bersalah karena kurang menyediakan fasilitas dan sebagainya, apa berarti ortu tidak salah?
Mosok iya pemerintah atau guru musti mengawasi semua anak-anak se-Indonesia?
Orang tua atau keluarga punya peran yang besar. Sangat besar.
Ortu punya andil yang besar dalam membentuk karakter kepribadian anak. Ortu berperan sebagai direct control untuk mengawasi anak-anaknya.
Bersyukur saya punya ortu yang sedemikian ASYIKnya sehingga tanpa aturan yang harus dilontarkan dari mulut mereka pun saya dan adik-adik sudah bisa memilah mana yang baik dan tidak,mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak.
Tanpa batasan jam malampun kami tahu harus pulang jam berapa.
Begitu ASYIKnya mereka sehingga teman-teman dekat kami mereka juga kenal dan mereka tahu kami bergaul dengan teman yang baik.
Soalnya ya memang gak ada pikiran dolan malam.
Semua teman, si A, si B, si C ortu juga kenal. Jadi pergaulan juga gak aneh-aneh.
Jaman SMP juga gak ada tuh hitam di atas putih atau aturan JANGAN PULANG MALAM-MALAM.
Berasa tahu diri aja kalau sudah jam 8 atau paling gak jam 9 masih keluyuran ya langsung aja pulang.
Jaman SMA, juga gak ada aturan saklek paling telat pulang jam berapa.
Mana ada pulang lebih dari jam 10 malam.
Kalaupun lewat itu bisa dihitung jari.
Pertama waktu ultah teman di hotel.
Kedua waktu nonton pentas seni.
Ketiga waktu acara perpisahan.
Semuanya seijin ortu. Itupun bakal ditelpon sejak jam 7, diulang setiap 1 jam dengan pertanyaan yang sama.
Di mana, pulang jam berapa, pulang dengan siapa, naik apa.
Jaman kuliahpun gak jauh beda dengan SMA.
Paling malam ya jam 10 sudah sampai rumah.
Gak pernah nonton midnite?
Kenapa harus midnite kalu bisa nonton sore hari? Lagipula lebih mahal.
Gak pernah clubing?
Sebelum saya kuliah malah gak kenal istilah clubing!
Bukannya lebih enak kumpul sama teman satu genk, duduk di foodcourt sambil bergossip?
Kedengarannya gak asyik??
Masih bilang gak asyik kalo lu pulang kemaleman trus di jalan kenapa-napa??
Misal aja nih, ban motor atau mobil bocor padahal tukang tambal ban sudah tutup, masih berani bilang ortu yang suka menentukan jam malam itu gak asyik???
Bukannya lebih asyik jam 10 lu sudah di rumah, aman sentosa, sehat segar karena gak perlu dorong mobil?
Kejadian heboh seminggu yang lalu yang menimpa AQJ (saya rasa se-Indonesia Raya tahu) bikin saya bertanya-tanya.
Anak SMP jam segitu belum pulang apa gak dicari orang tuanya?
Kalo ortu gak di rumah apa gak dicek ke sopir atau pembantunya anaknya sudah pulang atau belum??
Banyak yang bilang jaman sekarang anak-anak lebih 'pintar' dari ortunya.
Pergaulan juga makin berbahaya, lingkungan semakin permisif dengan hal-hal yang sebenarnya tidak patut atau jelas-jelas salah.
Anak-anak yang salah pergaulan banyak sekali, apalagi di kota besar.
Tapi jangan lupa, anak-anak yang patuh dan berhasil juga tidak kurang.
Mereka ini pandai, tapi tidak kuper atau cupu. Mereka juga bergaul, bermain layaknya anak seusiannya, tapi tidak meninggalkan ajaran dan didikan yang baik.
Kalau mulai menyalahkan pihak sekolah (guru) kurang memberi bimbingan dan pengawasan kepada anak-anak, lalu apakah ortu sudah menjalankan perannya seagai ortu yang baik?
Kalau pemerintah bersalah karena kurang menyediakan fasilitas dan sebagainya, apa berarti ortu tidak salah?
Mosok iya pemerintah atau guru musti mengawasi semua anak-anak se-Indonesia?
Orang tua atau keluarga punya peran yang besar. Sangat besar.
Ortu punya andil yang besar dalam membentuk karakter kepribadian anak. Ortu berperan sebagai direct control untuk mengawasi anak-anaknya.
Bersyukur saya punya ortu yang sedemikian ASYIKnya sehingga tanpa aturan yang harus dilontarkan dari mulut mereka pun saya dan adik-adik sudah bisa memilah mana yang baik dan tidak,mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak.
Tanpa batasan jam malampun kami tahu harus pulang jam berapa.
Begitu ASYIKnya mereka sehingga teman-teman dekat kami mereka juga kenal dan mereka tahu kami bergaul dengan teman yang baik.
Label:
family,
masa kecil,
masa kuliah,
masa SMU,
opini,
parenting,
ungkapan perasaan
Selasa, 10 September 2013
Kangen Surabaya
Habis dari Klaten kemarin, pengen banget pulang ke Surabaya.
Pingin buuuaaangeeettt, kalo kata orang Jawa Timur.
Pingin biiiiiiaaaangeeeettt, kalo kata orang Jawa Tengah.
Terdengar lebay?
Iya!
Eh, tapi siapa sih yang gak kangen kampung halaman? Terutama kalau semua yang ada di kampung halaman tidak ada di rantau. Kalau pun ada, semua pasti tak sama.
Sebenarnya keinginan ini sudah dari jauh hari. Waktu aku sebutin list ke Didi aku pingin makan ina, ini, itu di Surabaya, Didi bilang, "makanan aja yang dipikir."
Yo wes gakpopo to, secara trakir ke Surabaya itu pas natal 2012.
Makanan yang ada di Surabaya gak seenak di sini.
Gak cuma makanan, kegagalan jahit menjahit yang lalu juga rasanya pingin terbang ke Surabaya aja. Atau suasana sore hari duduk-duduk santai di depan rumah sambil ngobrol dengan tetangga. Di sini mana ada ngobrol dengan tetangga.
Walo ke Surabaya masih Desember nanti, tetep mau writing down list jajanan yang wajib dibeli biar gak ada yang kelewat, just in case...
:)
Mi ayam ceker, ketintang
Rujak cingur, ketintang
Tahu campur, ketintang
Tahu lontong, ketintang
Gurin -cincau station-
Donat kentang 3ribuan di royal plaza atau TP
Kentang goreng -K patatz-
Gelato -goota-, TP
Dimsum, fu yuan
Lontong kikil, ngagel
The spaghetti's
Bubur madura dan jajanan pasar, pasar atom
Coto makassar, ahmad jaiz
Soto ambengan
Gado-gado, lapten FKG
Pentol pak min, lapten FKG
Kebab, kantin FKG
Nah loh? Banyak toh!! Semoga gak ada yang kelewat..
Mengingat daftar di atas, mall yang wajib dikunjungi adalah Royal Plaza, Tunjungan Plaza, atom mall, Grand City. Yup, mall itu aja kayaknya cukup lah. Mall lain gak wajib.
Eits, ada juga makanan gak wajib, tapi kalo bisa tetep harus dicicipi itu..
Tobys, ketintang
Pempek Ny. Kamto
Bebek goreng
Planning lainnya adalah....smoothing!
Why? Di mana lagi nyalon murah kalo gak di ketintang? Wahahahaha....
Jiaaahh,, kalo gini, mana bisa sabar nunggu sampe Desember??
*ngacir hunting tiket promo*
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
Pingin buuuaaangeeettt, kalo kata orang Jawa Timur.
Pingin biiiiiiaaaangeeeettt, kalo kata orang Jawa Tengah.
Terdengar lebay?
Iya!
Eh, tapi siapa sih yang gak kangen kampung halaman? Terutama kalau semua yang ada di kampung halaman tidak ada di rantau. Kalau pun ada, semua pasti tak sama.
Sebenarnya keinginan ini sudah dari jauh hari. Waktu aku sebutin list ke Didi aku pingin makan ina, ini, itu di Surabaya, Didi bilang, "makanan aja yang dipikir."
Yo wes gakpopo to, secara trakir ke Surabaya itu pas natal 2012.
Makanan yang ada di Surabaya gak seenak di sini.
Gak cuma makanan, kegagalan jahit menjahit yang lalu juga rasanya pingin terbang ke Surabaya aja. Atau suasana sore hari duduk-duduk santai di depan rumah sambil ngobrol dengan tetangga. Di sini mana ada ngobrol dengan tetangga.
Walo ke Surabaya masih Desember nanti, tetep mau writing down list jajanan yang wajib dibeli biar gak ada yang kelewat, just in case...
:)
Mi ayam ceker, ketintang
Rujak cingur, ketintang
Tahu campur, ketintang
Tahu lontong, ketintang
Gurin -cincau station-
Donat kentang 3ribuan di royal plaza atau TP
Kentang goreng -K patatz-
Gelato -goota-, TP
Dimsum, fu yuan
Lontong kikil, ngagel
The spaghetti's
Bubur madura dan jajanan pasar, pasar atom
Coto makassar, ahmad jaiz
Soto ambengan
Gado-gado, lapten FKG
Pentol pak min, lapten FKG
Kebab, kantin FKG
Nah loh? Banyak toh!! Semoga gak ada yang kelewat..
Mengingat daftar di atas, mall yang wajib dikunjungi adalah Royal Plaza, Tunjungan Plaza, atom mall, Grand City. Yup, mall itu aja kayaknya cukup lah. Mall lain gak wajib.
Eits, ada juga makanan gak wajib, tapi kalo bisa tetep harus dicicipi itu..
Tobys, ketintang
Pempek Ny. Kamto
Bebek goreng
Planning lainnya adalah....smoothing!
Why? Di mana lagi nyalon murah kalo gak di ketintang? Wahahahaha....
Jiaaahh,, kalo gini, mana bisa sabar nunggu sampe Desember??
*ngacir hunting tiket promo*
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
Label:
kuliner,
ungkapan perasaan
Selasa, 27 Agustus 2013
Penjahit oh Penjahit
Mo cerita kejadian sekitar 3 bulan lalu. Udah jadul, tapi pengen aja cerita kekesalan gara-gara penjahit :)
Jadi aku butuh banget penjahit untuk jahitin beberapa kain. Kain kebaya + bawahan kebaya + bustier untuk nikahan adiknya Didi. Kain brokat untuk dress resepsi nikahan adikku. Plus, kain batik kembaran bertiga untuk babtis Nathan.
Kebiasaan di Surabaya kalo mo jahit gak pake mikir. Bawa aja ke penjahit di JMP, beres!
Nah ini di Serpong, browsing mpe nanya juru kunci serpong aka admin twitter @BumiSerpong juga ternyata ditunjukin ke penjahit di Raya serpong sebrang WTC.
Capek deeehh...
Dulu pernah jahit dress untuk resepsi teman di penjahit PUSPA di daerah Jelupang. Tapi pas balik kesana, ibu Puspanya lagi sakit sudah 2 bulan gak bisa jahit.
Trus pengalaman adikku jahitin kebaya untuk prewed di sebrang WTC itu hasilnya super duper jelek mengingat ongkos jahit untuk kebaya semi dress total 800ribu. Padahal gak pake payet coz kainnya udah full payet. Gilak!
Di sebrang WTC serpong itu ada 3 penjahit berderetan. Adikku itu jahit di penjahit yang paling kanan (kalo kita menghadap ke mereka).
Milih yang paling kanan coz pas lihat hasil jahitan di manekinnya lumayan lebih oke daripada yang lain. Kalo soal ongkos, begitu lihatin contoh desain, ketiga penjahit itu matok ongkos sama, 350ribu.
Sinting aja tuh begitu jadi mintaknya 800ribu dengan alasan susah bikin aplikasinya lah, inilah , itulah. Kampret! Mana panjang lengan kanan sama kiri gak sama! Buset! Gak bakal jahit ke situ lagi.
Kembali ke kasusku.
Kain pertama yang mau aku jahit, untuk nikahan adiknya Didi.
Cari alternatif penjahit lain. Ada penjahit UPA di Nusa Loka BSD, tapi waktu itu belum buka karena masih proses pindahan workshop mereka dari daerah ITC BSD ke Nusa Loka.
Trus hasil browsing nemu griya jahit di graha raya, tapi orderan mereka lagi full.
Ya wes, inget-inget dulu pas ambil pesenan yoghurt di Duta Bintaro, pernah liat ada juga griya jahit di situ. Meluncur deh ke sana.
Bener emang ada penjahit di Duta Bintaro. Lupa deh namanya apaan.
Setelah nunjukin desain n bahan, nanya ongkos, jadinya sepakat jahit bahan kebaya aja sama permak bustier lama (dari retsleting belakang pindah ke depan biar gampang nyusuin Nathan).
Gak jadi jahit bustier n bawahan coz pake yang lama juga cucok warnanya.
*teteeep intinya mo irit
Dijanjikan sama penjahitnya (ibu-ibu sekitar 50an umurnya) jadi dalam 3 minggu. Oke, deal. Secara itu seminggu sebelum hari H. 3 hari sebelum waktu pengambilan, aku telpon tapi selalu non aktif. Yo wes, aku samperin workshopnya 1 hari sebelum waktunya. Pikirku, pasti toh sudah selesai, kalopun belum, bisa fitting dulu.
Begitu sampe sana, rasanya kayak disamber geledek! KAINKU MASIH UTUH DI PLASTIKNYA!!
Ebusssseeett!! Kurang sehari dari yang dijanjikan, masih utuh kain, belum ada pola. Waktu aku minta kainnya pun lama banget ngambilnya kayak lupa naruh di mana. Ibunya keukeuh bisa jahit dalam semalam!
Edan! Kalo itu bukan kain seragam keluarga, pasti sudah aku bawa pulang kainnya.
Besoknya aku balik. Ternyata oh ternyata... Masih kebesaran di sana sini. Dan lebih ajaib lagi, bustier yang harusnya dipermak pindah retsluiting malah dipermak jadi lebih besar!
Pengen nyekik orang rasanya!
*nulis ini berasa esmoses lagi*
Katanya, "oh, kirain permak dibesarin."
What???!!!
Akhirnya aku pasrah jaya dengan apa jadinya kebaya itu tapi mintak bustiernya dikecilin lagi!
Edan nih penjahit!!
Proyek jahitan kedua, batik kembaran bertiga untuk babtisan Nathan.
Gegara males nyari lagi, akhirnya balik lagi ke penjahit sebrang WTC, kali ini yang deretan paling kiri.
Begitu deal model, desain, waktu pengerjaan, sama ongkos yo wes.
Tapi begitu hari yang dijanjikan, ternyata oh ternyata, kejadian seperti yang pertama terulang lagi.
Sebelum ngambil aku telpon ownernya, katanya belum jadi. Sampe lewat 3 hari dari yang dijanjikan, masih bilang belum jadi. Gak sabaran, aku samperin langsung. Hujan-hujan deras!
Sampe sana, ownernya gak ada, cuma ada 3 pegawainya lagi duduk-duduk manis.
Kainku masih berupa batik!!
EDAN!
Aku mintak ganti rugi. Katanya, "gak ada. Kalo mau ya langsung aja ke ownernya."
Busset! Brengsek bener deh! Akhirnya aku pergi sambil bawa pulang kainnya.
Babtisan Nathan no seragam deh.
Ketiga kalinya butuh penjahit, aku bela-belain lagi nyari. Soalnya buat kawinan adik sendiri. Bahannya brokat plus satin, modelnya terserah yang jelas berupa dress. Hasil browsing nyari model dress untuk busui, ketemu deh "penjahit" yang khusus jahit baju menyusui. Sebut saja Mbak X. Dari googling, Mbak X punya contoh kebaya menyusui di Multiply. Sayang banget MP sudah gak bisa dibuka jadi gak bisa lihat hasil kerjanya. Nemu PIN BBnya. Langsung deh BBMan, katanya tinggal kasih model apa saja yang aku mau, ntar dia yang menyesuaikan untuk buatin akses menyusui. Woke juga pikirku, langsung deh kirim gambar model yang aku pengen dan disanggupi.
![]() |
| Model yang aku mau seperti ini, tapi panjangnya selutut |
![]() |
| Jadinya seperti ini. hiks.. ini sudah aku dedel, aslinya ditempel aplikasi tapi gak rapi |
![]() |
| Setelah aku dedel aplikasinya, aku tambahin batu-batuan |
Tanpa berprasangka buruk, aku sih nurut.
Hari yang dijanjikan, aku balik lagi ke rumah Mbak X di Ciputat. Kali ini bisa nafas lega soalnya kainku sudah jadi dress. Tapi begitu lihat hasilnya, rasanya mo nangis.
Brokat mahal gak kelihatan mahal. Jauh banget modelnya dari yang aku minta. Jahitannya juga gak rapi, aplikasi motifnya kelihatan banget gak profesional. Tapi apa boleh buat lagi?
Pulang ambil jahitan itu aku nangis.
Lihat dress seragam saudara-saudara yang lain malah bikin stress coz bagus-bagus semua.
Dressnya akhirnya aku permak lagi. Ada sodara yang bantuan dedelin aplikasinya trus aku ganti pakai batu-batuan yang beli di ITC Mangga Dua. Setidaknya dressnya gak terlihat biasa banget.
Sumpah waktu ittu esmoses tingkat tinggi. Sekarang kalo diingat-ingat lagi juga masih geregatan.
Kain yang masih lengkap tinggal batik yang awalnya dipake untuk babtisan Nathan. Rencana mau dijahitin di Surabaya aja yang sudah biasa jadi langganan.
Untuk foto-foto diupload kemudian kalo sudah isi pulsa modem ya..
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
Label:
my daily life,
pengalaman,
ungkapan perasaan
Selasa, 14 Februari 2012
My Heart is Yours
Nyiapin crayon, minta beberapa lembar kertas ke @sayaquavi.
Bikin prakarya tanggal 13 kemarin.
Tetep aja PeDe abis padahal gak ada bakat seni blass! :)) :)) :))
Maksud hati tengah malam buta mau ditempel di pintu kulkas biar jadi kejutan paginya.
Apa daya malemnya pulang nyaris tengah malam.
Capek. Ngantuk. Langsung terkapar.
Bangun pagi ini, masih kriyep-kriyep, Didi udah bilang duluan "HAPPY VALENTINE"
Heh?????
Telat deh gue!!
Jadilah pas dia mandi, aku taruh prakarya ini di samping cangkir kopinya...
Bikin prakarya tanggal 13 kemarin.
Tetep aja PeDe abis padahal gak ada bakat seni blass! :)) :)) :))
Maksud hati tengah malam buta mau ditempel di pintu kulkas biar jadi kejutan paginya.
Apa daya malemnya pulang nyaris tengah malam.
Capek. Ngantuk. Langsung terkapar.
Bangun pagi ini, masih kriyep-kriyep, Didi udah bilang duluan "HAPPY VALENTINE"
Heh?????
Telat deh gue!!
Jadilah pas dia mandi, aku taruh prakarya ini di samping cangkir kopinya...
Well, kita bukan pasangan romantis.
Gak heboh juga mengkeramatkan hari valentine.
Cuz everyday is valentine!!!
Btw, masih ada 1 lagi prakarya yang aq selipin di tas laptop Didi pas dia mandi.
Di mejanya sudah ada kompi kantor sih.
Semoga pas di kantor tuh laptop dipake...
So, HAPPY VALENTINE all
Spread the joy of love!!!
Label:
luphly gembul,
ungkapan perasaan
Kamis, 01 April 2010
Mendukung Kenaikan TDL^^
Wah... musti siap-siap digebukin niy aku kl mendukung kenaikan Tarif Dasar Listrik. Secara hidup di negeri -yang katanya GEMAH RIPAH LOH JINAWI- ini tak seindah kenyataannya. Orang yang hidup susah kayaknya lebih banyak dari orang yang hidup enak.
Eniwe, balik ke topik..
Asal muasalnya aku mendukung kenaikan TDL dari ngobrol-ngobrol ringan sama Gembul, sayangku yg... catetttt... (inget, dicatet lho ya,, jgn sampe gak) terdaftar sebagai salah satu pegawai PLN yang setia.. *Gembul pasti mulai besar kepala niy...
Aku bilang,, kl aku baca di koran, mahasiswa ngumpulin receh buat MENYUMBANG (baca: MENYINDIR) PLN yg sering ngadain acara pemadaman bergilir.
Gembul bilang, "ya ngerti donk keadaan PLN yg pas-pas-an. Makanya TDL musti naik."
Gembul : Coba deh itung, pemakaian listrikmu sebulan berapa...
Dian : Paling 300-400 ribu!!
G: Nah, berarti sehari rata-rata 10-15 ribu... khan murah banget
D: Wah, kl ngitungnya kayak gitu ya jelas murah. tapi gak bisa gitu donk...
G: Loh... coba dibandingkan sama makan-mu sehari habis berapa coba?? dibanding bayar listrik...
D: ???? *mulai mikir.. hoho... Gembul curang. Masak bandinginnya sama biaya makan-ku. Ya jelas gak sebanding. Coba bandinginnya sama pengeluaran pulsaku, pasti yo mahal bgt tuh tarif listrik!!
G: Makanya jgn protes kl TDL dinaikin.
D: Akh.. gak terima...
G: Kalo ga naik, gmna mau nutup biaya operasional, trus beli trafo... Trafo tuw paling mahal lho...
D: Masa bodoh akh... aku tetep gak setuju
G: Gmna gaji pegawai PLN bisa naik kalo TDL ga naik??
D: HAH??? Emang gitu ya... Kalo TDL naik, gajimu naik??? Ya wes lah... kalo gitu AKU SETUJU BANGET TDL naik.... Jadi km bisa sering2 terbang ke sini....
Emang sih gak mungkin banget kl TDL naik gajinya Gembul juga naik. Apa hubungannya coba??
Tapi kl emang dengan naiknya TDL bisa membuat negeri ini bisa terang terus sampe ke seluruh pelosok tanah air alias listriknya gak byar-pet lagi ya gak masalah.
Ya udah deh, Pak Dirut PLN yang terhormat, Bapak Dahlan Iskhan, cepat aja deh dipastikan kapan tuh TDL naik. Syukur-syukur kalo TDL naik gajinya Gembul juga naik... Khan bisa merayu Gembul sering-sering ke Surabaya.... Hehehe....
Label:
luphly gembul,
my daily life,
opini,
ungkapan perasaan
Jumat, 26 Maret 2010
KANGEN
Rasanya hampir gila
Itulah rasanya kalo lagi kangen dan gak terobati.
Duuuhh... Baru seminggu gak ketemu, dah kangen sama Gembul.
Tapi kasihan juga kl tiap kangen Gembul musti datang.
Soalnya obat kangen kami mahal banget.
Kalo Gembul yang datang, harga "obat" setara dengan Tiket Pesawat Jkt-Sby PP, plus airport tax, ongkoz taxi, biaya penginapan, makan, dll...
Mosok Gembul kerja capek-capek, tapi hasilnya lenyap dalam sekejap gara-gara aku yang kolokan... hohoho...
Khan mending duitnya buat ditabung..
Tapi gak muna juga kl pengen Gembul sering-sering datang... kekeke... *ngarep dot com!!
Label:
luphly gembul,
ungkapan perasaan
Kamis, 25 Maret 2010
:'(
:'(
bosan...
lagi-lagi jadi pengangguran
bingung mo ngapain
Temen-temen yang biasa chat entah kemana
Mau ngobrol, bingung mau telepon siapa
Tekan daftar kontak di HP
Mulai A sampai Z juga tetep ga tahu mau telepon siapa
Gembul udah off dari tadi
tapi ga pulang ke rumah.
Katanya mumpung ada di Serpong,
mau ngajak Lia makan di luar.
Mereka ke teras kota.
huhuhu....
aku mupeng...!!!!
Uhm,, tapi seneng juga deh kalo Mbul bisa jalan-jalan
Dia khan paling doyan kerja.
Nyaris 24/7
Fiiyyuuhh.......
Setidaknya Mbul bisa refreshing..^^
Label:
ga penting,
luphly gembul,
my daily life,
teman,
ungkapan perasaan
Another CrAZy Life : Cari Pasien
Awal masuk masa klinik dulu aku sama teman-teman hunting pasien.
Keliling gang, keluar masuk pintu.
Kerjaan keliling gang ini yang paling menyakitkan.
Kemungkinan ditolak alias gak dapat pasien lebih besar daripada dapat pasien.
Ada aja alasan kenapa mereka, si bakal calon pasien menolak.
Keliling gang, keluar masuk pintu.
Kerjaan keliling gang ini yang paling menyakitkan.
Kemungkinan ditolak alias gak dapat pasien lebih besar daripada dapat pasien.
Ada aja alasan kenapa mereka, si bakal calon pasien menolak.
Sibuk.
Kerja.
Jagain cucu.
Nganter jemput anak ke sekolah.
Gigi saya ga da yang lubang (padahal meringis aja dah
keliatan giginya lubang semua).
Tapi gak selamanya kok cari pasien tuw menyakitkan (karena ditolak).
Bagian melegakan pastinya kalo usaha keliling gang berhasil menemukan calon pasien.
Selain bagian melegakan, ada juga bagian yang menyenangkan!!
Nah, yang satu ini, misalnya, kalo pas cari pasien anak usia sekolah.
Otomatis nyarinya di sekolahan SD.
Tau khan kalo penjual jajanan di depan sekolah tuw banyak banget.
Mulai dari pentol, batagor, cimol, pisang molen mini, lolipop, es lilin,,, macem-macem deh pokoknya...
Bisa dibilang merasakan lagi jajanan SD seperti kembali ke masa lalu... wkwkwk...
Emang sih kl jajan sembarangan belum tentu terjamin kebersihannya...
tapi....
Akhh..!!!
Sebodo akh.... Hahahaha....
Kalo aku siy suka banget sama Pisang molen mini. Gila!! harganya cuma 200 perak sebiji, dah gitu ada yang isinya keju ato coklat. Kalo masih panas rasanya crispy banget.
Mega sih sukanya yang kenyol-kenyol sebangsa pentol sama cimol...
Haha... Sayang ga da foto pas makan cimol.
Malah adanya foto pas beli rujak manis di depan SD Kaliasin, sebrang GRAHADI...
ehm...
Label:
kuliah,
masa kecil,
masa klinik,
masa kuliah,
nyam-nyam^^,
pasien,
teman,
ungkapan perasaan
Sabtu, 13 Maret 2010
Happy 1st Anniv

Gak terasa, 11 Maret (Barengan sama peringatan SUPERSEMAR nih) kmrn aku sama Gembul jadian 1 tahun....
HAPPY FIRST ANNIVERSARY
GEMBUL SAYANK....
Label:
luphly gembul,
ungkapan perasaan
(Lagi-lagi) Sensi dikit bisa jadi "masalah"
Kalo urusan sensi, itu mah udah sering bgt. Kalo gak aku yang sensi, ya Gembul yang sensi. Masalahnya apa kok bisa sensi?? Ga tau deh... Gak jelas... Tau-tau aja bawaannya sensi. Uhm.. kayaknya sih kl dah banyak kerjaan ato dah capek seharian bikin Gembul sensi minta ampun. Kalo udah sensi, yang lain -yang lagi gak sensi- bakal kena getahnya.... Apes deh kl dah gitu....
Semalem, untuk kesekian kalinya, sensi-nya Gembul kumat!! (Meskipun rasanya teteeeeppp... aku lebih sering sensi.. hehe... Sori ya, Mbul)
Pas lagi asyik telpon2an....
Aku : deuh... capek niy..
Gembul : Ya wes, istirahat...
Aku : Uh!! Gembul selalu gitu... Kl Aku bilang capek, pasti disuruh istirahat. Kalo ngantuk, ya tidur! Kalo laper, ya makan!!! aaahhh.....
Gembul : Kamu ini kenapa siy?? (Nada suaranya mulai naik 1 oktaf)
Selanjutnya... bisa ditebak deh... Gembul yang lagi sensi mendadak ngambeg n marah2. Padahal aku ga ngerasa nyindir ato marah ke dia.. cuma ngomong aja...
He eh, emang siy bener juga apa yang dibilang gembul.
Kalo lapar? Makan!
Kalo capek? Istirahat!!
Tapi maksudku khan, sapa tau kl aku bilang lagi capek dia mau nemenin ngobrol mpe aku bobok... ato... doing another sweet thing :(
(Walo aku tau banget dia bukan tipe cowo romantis, at least.. Gembul khan bisa lakuin hal manis dengan caranya sendiri....)
Semalem, untuk kesekian kalinya, sensi-nya Gembul kumat!! (Meskipun rasanya teteeeeppp... aku lebih sering sensi.. hehe... Sori ya, Mbul)
Pas lagi asyik telpon2an....
Aku : deuh... capek niy..
Gembul : Ya wes, istirahat...
Aku : Uh!! Gembul selalu gitu... Kl Aku bilang capek, pasti disuruh istirahat. Kalo ngantuk, ya tidur! Kalo laper, ya makan!!! aaahhh.....
Gembul : Kamu ini kenapa siy?? (Nada suaranya mulai naik 1 oktaf)
Selanjutnya... bisa ditebak deh... Gembul yang lagi sensi mendadak ngambeg n marah2. Padahal aku ga ngerasa nyindir ato marah ke dia.. cuma ngomong aja...
He eh, emang siy bener juga apa yang dibilang gembul.
Kalo lapar? Makan!
Kalo capek? Istirahat!!
Tapi maksudku khan, sapa tau kl aku bilang lagi capek dia mau nemenin ngobrol mpe aku bobok... ato... doing another sweet thing :(
(Walo aku tau banget dia bukan tipe cowo romantis, at least.. Gembul khan bisa lakuin hal manis dengan caranya sendiri....)
Label:
luphly gembul,
ungkapan perasaan
Selasa, 09 Maret 2010
Aku MUPENG : Places I Wanna Go
*Masih dalam rangka "terjebak hujan" n kepentok blog walking plus browsing yang "asik-asyik" akhirnya tahu tempat2 keren. Ironisnya, tempat-tempat keren itu masih di seputaran pulau Jawa*
Well, aku tinggal dmna? Di Surabaya!!
it means di pulau Jawa...
dan.... hallo.....????
Kmana aja selama ini??? DI RUMAH AJA... huhuhu...
ini nih tempat yang bikin aku mupeng mpe ngiler-ngiler pengen kesono:
1. Tanjung Papuma, Probolinggo JATIM
2. Air Terjun Madakaripura, Probolinggo JATIM
3. Pulau Umang, Ujung kulon
4. Pulau Sempu, Malang
5. Pantai Balekambang, Malang
6. Kepulauan Karimun Jawa, Jepara
7. Beukenhof Resto, Kaliurang, Jogja
8. Bale Raos resto, Jogja
9. Cukeng Teneuh "Grand Canyon Indonesia", Ciamis, JABAR
uhm.... ayo... sapa niy yg mau ngjak aku ksna ???
Well, aku tinggal dmna? Di Surabaya!!
it means di pulau Jawa...
dan.... hallo.....????
Kmana aja selama ini??? DI RUMAH AJA... huhuhu...
ini nih tempat yang bikin aku mupeng mpe ngiler-ngiler pengen kesono:
1. Tanjung Papuma, Probolinggo JATIM
2. Air Terjun Madakaripura, Probolinggo JATIM
3. Pulau Umang, Ujung kulon
4. Pulau Sempu, Malang
5. Pantai Balekambang, Malang
6. Kepulauan Karimun Jawa, Jepara
7. Beukenhof Resto, Kaliurang, Jogja
8. Bale Raos resto, Jogja
9. Cukeng Teneuh "Grand Canyon Indonesia", Ciamis, JABAR
uhm.... ayo... sapa niy yg mau ngjak aku ksna ???
Label:
ungkapan perasaan
Kamis, 17 Desember 2009
Jaman Surat Masih Ngetren
Berhubung besok libur Tahun Baru Islam, so ga ada tanggungan alias kerjaan buat besok. jadi tadi selesai klinik langsung ke Delta Plasa bareng Liska, Novi, Oliv, n Dina. Ga tau deh tadi siapa yang mempelopori duluan, yang jelas semuanya langsung "ho-oh" aja mau "refreshing".
Seperti biasa, agendanya makan sambil ngobrol ngalor-ngidul. Kali ini minus cuci mata cuz udah sore. Dina bakal dijemput travel buat pulkam, sedangkan aku sama Liska mau langsung pulang soalnya ga mau ketinggalan nonton Queen Seondeok.. hehe.... Akhirnya yg cuci mata cuma Oliv, ditemani Novi *yang pengen liat-liat emang cuma Oliv.
Btw, menu ngobrol2 kali ini salah satunya cerita tentang masa sekolah dulu, jaman masih nakal-nakalnya *padahal sekarang tetep aja sama nakalnya... hehehe...^^
Novi cerita dulu punya sahabat pena. namanya aja "sahabat pena" ya pastinya korespondensi via surat....
Aku jadi ingat dulu pas aku kelas 5 atau 6 SD temen sepermainanku, namanya F***an (disamarkan, belum minta ijin sama yang punya nama, sebut aja namanya Markus ^.^). Tahu khan kalo di majalah itu biasanya ada surat dari pembaca. Nah, temenku Markus ini nulis surat pembaca di salah satu majalah anak-anak. Lupa apa nama majalahnya n lupa juga waktu itu dia nulis apa. Yang jelas, di bawah suratnya yang "ditampilkan" itu, ada nama plus alamatnya. Gak lama setelah suratnya 'nampang' di majalah, dia kebanjiran surat dari pembaca majalah itu. Mendadak Markus jadi "terkenal". Ada yang mau kenalan, ada yang mau tukeran foto, ada yang ngirimin poster (jaman itu poster artis kayaknya diburu oleh anak2 sekolahan). Geli juga sih pas tahu temenku Markus ini jadi beken... Gak tahu juga sih, dia meresponi semua surat yang datang ato ga.....
Setelah kenaikan kelas I SMP, aku pindah dari Jayapura ke Semarang. Huhu.... sedih deh berpisah dengan temen2.... Tapi syukurnya, saat itu KANTOR POS udah berdiri, jadi kangen sama temen2 diobati dengan surat-suratan... TELKOM dengan produknya telpon interlokal juga ada, tapi mahal bgt... Walopun yang bayar telpon orang tua, tp kl tagihan bengkak khan bisa berabe urusannya..
Jadilah akhirnya kala itu aku n temen2 lawas surat-suratan... jaman itu surat termasuk alat komunikasi paling murah (mengingat telpon mahal bgt n HP masih jadi barang mewah). mau kirim surat cm modal kertas, bolpen, amplop, n PERANGKO. omong2 perangko dulu gambarnya masih "nasionalis" banget. Ada yang ilustrasinya petani lagi panen padi trs ada tulisannya REPELITA gitu.... trs ada yang gambar tokoh2 nasional. Gak tahu lagi deh perangko sekrang kayak apa.... Dah ga pernah beli perangko lagi soalnya...
Oya, dulu pas mau kirim surat dr Semarang mau ke Jayapura perangkonya sekitar 1000-3000 perak doank.... seribu perak bakal sampai dalam 2 minggu. kalo mau lebih cepat, seminggu, tinggal tempel aja perangko 3000perak. Mau nyampe paling cepet?? Bisa sampai dalam 3-4 hari pakai kilat khusus sekitar 5000perak. Kenapa lama??? gak tahu juga... emang siy jaraknya jauh bgt, tp pesawat toh ada tiap hari...
Kirim surat itu menurutku enaknya di sensasi "dag-dig-dug-serr" nungguin surat kita sampe di si penerima, n nungguin surat balasan datang.... kadang saking gak sabarnya, sebelum surat balasan nyampe udah mulai nulis surat lagi ke penerima yang sama.... (Coba aja bayangkan, kirim surat 2 minggu, kalau langsung di balas, akan nyampe lagi dalam 2 minggu. So, total 4 minggu bakal H2C alias harap-harap cemas.... 4 minggu bukan waktu yg singkat. bisa aja baru 1 minggu ada hal baru yang ingin kita sampaikan... takut beritanya jadi basi, akhirnya bisa tiap minggu nulis surat).
Kejadian nulis surat tiap minggu emang berlebihan bgt, tp itu terjadi kl emang lagi ga da kerjaan ato tugas sekolah gak menumpuk... Kalo lg males n banyak tugas, malah bisa 2 bulan absen nulis surat. biarpun dr temen udah nyampe beberapa surat, tetep aja ogah nulis balasannya.
Temen SMP di jayapura dulu ada beberapa yang rutin kirim surat. ada juga yang hanya kirim surat beberapa kali, bahkan ada yang cuma ngirim kartu pas Hari Natal ato pas Ultah aja.... Yang terakhir ini mungkin temen yang males nulis... tp masih care n tetep menjaga hubungan....
ni dia beberapa teman yang aktif surat-suratan pas jaman sekolah dulu :
Seperti biasa, agendanya makan sambil ngobrol ngalor-ngidul. Kali ini minus cuci mata cuz udah sore. Dina bakal dijemput travel buat pulkam, sedangkan aku sama Liska mau langsung pulang soalnya ga mau ketinggalan nonton Queen Seondeok.. hehe.... Akhirnya yg cuci mata cuma Oliv, ditemani Novi *yang pengen liat-liat emang cuma Oliv.
Btw, menu ngobrol2 kali ini salah satunya cerita tentang masa sekolah dulu, jaman masih nakal-nakalnya *padahal sekarang tetep aja sama nakalnya... hehehe...^^
Novi cerita dulu punya sahabat pena. namanya aja "sahabat pena" ya pastinya korespondensi via surat....
Aku jadi ingat dulu pas aku kelas 5 atau 6 SD temen sepermainanku, namanya F***an (disamarkan, belum minta ijin sama yang punya nama, sebut aja namanya Markus ^.^). Tahu khan kalo di majalah itu biasanya ada surat dari pembaca. Nah, temenku Markus ini nulis surat pembaca di salah satu majalah anak-anak. Lupa apa nama majalahnya n lupa juga waktu itu dia nulis apa. Yang jelas, di bawah suratnya yang "ditampilkan" itu, ada nama plus alamatnya. Gak lama setelah suratnya 'nampang' di majalah, dia kebanjiran surat dari pembaca majalah itu. Mendadak Markus jadi "terkenal". Ada yang mau kenalan, ada yang mau tukeran foto, ada yang ngirimin poster (jaman itu poster artis kayaknya diburu oleh anak2 sekolahan). Geli juga sih pas tahu temenku Markus ini jadi beken... Gak tahu juga sih, dia meresponi semua surat yang datang ato ga.....
Setelah kenaikan kelas I SMP, aku pindah dari Jayapura ke Semarang. Huhu.... sedih deh berpisah dengan temen2.... Tapi syukurnya, saat itu KANTOR POS udah berdiri, jadi kangen sama temen2 diobati dengan surat-suratan... TELKOM dengan produknya telpon interlokal juga ada, tapi mahal bgt... Walopun yang bayar telpon orang tua, tp kl tagihan bengkak khan bisa berabe urusannya..
Jadilah akhirnya kala itu aku n temen2 lawas surat-suratan... jaman itu surat termasuk alat komunikasi paling murah (mengingat telpon mahal bgt n HP masih jadi barang mewah). mau kirim surat cm modal kertas, bolpen, amplop, n PERANGKO. omong2 perangko dulu gambarnya masih "nasionalis" banget. Ada yang ilustrasinya petani lagi panen padi trs ada tulisannya REPELITA gitu.... trs ada yang gambar tokoh2 nasional. Gak tahu lagi deh perangko sekrang kayak apa.... Dah ga pernah beli perangko lagi soalnya...
Oya, dulu pas mau kirim surat dr Semarang mau ke Jayapura perangkonya sekitar 1000-3000 perak doank.... seribu perak bakal sampai dalam 2 minggu. kalo mau lebih cepat, seminggu, tinggal tempel aja perangko 3000perak. Mau nyampe paling cepet?? Bisa sampai dalam 3-4 hari pakai kilat khusus sekitar 5000perak. Kenapa lama??? gak tahu juga... emang siy jaraknya jauh bgt, tp pesawat toh ada tiap hari...
Kirim surat itu menurutku enaknya di sensasi "dag-dig-dug-serr" nungguin surat kita sampe di si penerima, n nungguin surat balasan datang.... kadang saking gak sabarnya, sebelum surat balasan nyampe udah mulai nulis surat lagi ke penerima yang sama.... (Coba aja bayangkan, kirim surat 2 minggu, kalau langsung di balas, akan nyampe lagi dalam 2 minggu. So, total 4 minggu bakal H2C alias harap-harap cemas.... 4 minggu bukan waktu yg singkat. bisa aja baru 1 minggu ada hal baru yang ingin kita sampaikan... takut beritanya jadi basi, akhirnya bisa tiap minggu nulis surat).
Kejadian nulis surat tiap minggu emang berlebihan bgt, tp itu terjadi kl emang lagi ga da kerjaan ato tugas sekolah gak menumpuk... Kalo lg males n banyak tugas, malah bisa 2 bulan absen nulis surat. biarpun dr temen udah nyampe beberapa surat, tetep aja ogah nulis balasannya.
Temen SMP di jayapura dulu ada beberapa yang rutin kirim surat. ada juga yang hanya kirim surat beberapa kali, bahkan ada yang cuma ngirim kartu pas Hari Natal ato pas Ultah aja.... Yang terakhir ini mungkin temen yang males nulis... tp masih care n tetep menjaga hubungan....
ni dia beberapa teman yang aktif surat-suratan pas jaman sekolah dulu :
- Nugrah, sengaja ditulis nomer 1 soalnya selain paling rajin kirim surat, pasti suratnya berlembar-lembar. Segala hal ditulis dalam suratnya, mulai kejadian lucu di kelas, teman lain yang lagi saling naksir, guru yg gokil n guru yg ngeselin, gossip artis yg lagi naik daun, sampe nulis keadaan bangsa dan negara... Nugrah yg nama aslinya Nugrah Caesar cardinal Santo ini punya nama beken Nugrah Primus Carter. Kayaknya dia nge-fans sama Primus Yustisio n Nick Carter (bener ga seh, Nug??). Oya, gara2 nama aslinya ga sebeken nama "jadi-jadian"nya, ada temenku, Abe yang ga tahu nama aslinya Nugrah. dikira nama beken itu ya nama aslinya Nugrah... *Oops...^^ Ciri khas lain dr suratnya Nugrah selain panjang n gokil yaitu nulisnya pake bolpen warna-warni n kertas yang aneka ragam bentuk n rupa. tulisannya rapi, gedhe2, enak dibaca... Yang bikin aku "terharu" sama dia, biarpun udah SMU n lanjut skul di Makassar, dia tetep terus ngirim surat. Kartu Natal juga ga pernah absen... Busyyyeeettt....
- Natalia. dia ini temen sekelas, tetangga belakang komplek, sekaligus temen satu antar jemput. Gokilnya minta ampun. Nama lengkapnya Natalia Gilarsih. jadi ga salah juga kl sering dipanggil Natalia GILA *sori sist ^^ Temenku yg langganan juara di kelas ini kl nulis surat rapi banget n selalu pake bolpen hitam ato biru... Sering juga ngirin kartu ucapan Natal n Ultah... aku kl kirim kartu ke dia hemat bgt. Kartu ucapan Natal sekaligus Ultah coz ultahnya pas 25 Desember...
- Ebta. Ebta ni cewek, namanya Ebta coz kl ga salah, kata bapaknya dia lahir pas lagi EBTA (baca :UNAS). temen yang satu ini selain surat yang rapi n cukup sering, aku inget dia pernah ngirim foto close up ala model... keren....!!! Pernah ni satu kali ada catatan dr Kantor Pos kl aku dapat kiriman kilat khusus. musti diambil di kantor pos langsung coz waktu dianter ke rumah ga ada orangnya... tp di catatan itu ga ditulis pengirimnya siapa. jadi deh aku bertanya2 siapa gerangan yang ngirimin aku sesuatu... apa pula yg dikirimkan.... akhirnya pergi juga aku ke kantor Pos. ternyata..... sepucuk surat dr temenku Ebta Narasukma... *padahal dah berharap bgt dapat kiriman yg keren dari pangeran tampan dr negeri antah berantah... halah.... ^^
- Sugiarti. Temen yang satu ini dr tulisan di amplop aja udah langsung ketebak. kl nulis hurufnya memanjang n tekanan yg cukup. jadi kl kertas suratnya dibalik bakal ada "cap"nya....
- Iin. Temenku yg baru nikah ini rajin juga kl nulis surat. bahkan sampai dia lanjutin SMA di Salatiga jg masih ngirim surat... Dari sebagian suratnya pasti deh cerita tentang grup band favoritnya yg jaman SMP dulu banyak bgt yg jd groupist-nya... Sheila On Seven alias SO7.
- ~~ternyata masih banyak lagi~~ ada yenni, Yuniarti, pricillia, Hening Tyas, dkk yg suka ngirim surat
Weleh2, sekarang jaman dah berubah. Surat dah bergeser pake email, sms, tlp HP yg tarifnya makin murah aja... duh, apa kantor pos gak bangkrut ya???
Kebetulan beberapa minggu lalu aku ada waktu kosong. aku keluarin tuw "koleksi" surat-suratku yang menumpuk di dalam kardus. haha... banyak bgt ternyata, ada beberapa yang aku baca lagi. jd ketawa sendiri pas baca... dengan berat hati surat-surat itu harus kumusnahkan.... padahal dr dulu disayang-sayang... dibawa dari semarang sampe ke Surabaya... tp nympe SBY akhirnya dibakar juga setelah 8 tahun lebih "mondok" di lemariku.... kata ibu menuh2in tempat... Huhu.... musnah sudah "harta berhargaku" :(
Label:
jadul,
jayapura,
masa kecil,
teman,
ungkapan perasaan,
unik
Rabu, 19 Agustus 2009
kesel!! kesel!! kesel!!
Rasa keselku ini benernya berlangsung minggu lalu. Pas hari rabu. critanya niy esok kamisnya meli dkk mau ke rumah lia di ponorogo trs sekalian ke solo ke acara nikahannya Rani... yg ada di pikiranku mreka pasti asyik jalan2 tuw.... masalahnya, aku ga dibolehin pergi ma ortu. gara2nya udah 1 bulanan ini aku libur kerjanya ngelayap melulu... disuruh duduk manis di rumah aja... apalagi daerah solo n skitarnya lagi booming pencarian teroris!!! nah lo??!!! kesel khan???!!!!
Kesel di atas blm seberapa....
kesel benerannya br pas malam hari, lagi leyeh2 buka fesbuk di atas kasur...
lah... kok???
baru ngeh dr status n comment tmn2 di FB...
ternyata.... ada 1 temenku, yg dulu bisa dibilang lumayan deket ternyata br aja melangsungkan pernikahan!!!!
yg bikin shock bukan krn aku patah hati tmnku dah ga lagi single.
tp dia nikah ga bilang2 mengingat kami cukup dekat dan akrab
(ga tahu lagi deh kl dia ga nganggep aku tmnnya), trs masih hangat dipikiranku br 2 minggu lalu km chat di YM n dia ga crita2 perihal kabar bahagia ini!!! uh!!! aku kesel setengah mampus!!! emang siy nikahnya di luar pulau sehingga aku mungkin ga bakal datang (ongkos pesawat bo!!), atau emang dia ga niat ngundang2.... tp khan setidaknya dia bs cm sekedar kasih info... biar aku bs mendoakan jg...
ampun!!! temenku satu ini emang keterlaluan bgt!!! aku kesel n sedih....
apa kabar ya dia skrg?? mungkin masih honeymoon n menikmati masa2 bersama... (mereka LDR sebelumnya)
selamat berbahagia buat temanku, Buzz n Etha....
Kesel di atas blm seberapa....
kesel benerannya br pas malam hari, lagi leyeh2 buka fesbuk di atas kasur...
lah... kok???
baru ngeh dr status n comment tmn2 di FB...
ternyata.... ada 1 temenku, yg dulu bisa dibilang lumayan deket ternyata br aja melangsungkan pernikahan!!!!
yg bikin shock bukan krn aku patah hati tmnku dah ga lagi single.
tp dia nikah ga bilang2 mengingat kami cukup dekat dan akrab
(ga tahu lagi deh kl dia ga nganggep aku tmnnya), trs masih hangat dipikiranku br 2 minggu lalu km chat di YM n dia ga crita2 perihal kabar bahagia ini!!! uh!!! aku kesel setengah mampus!!! emang siy nikahnya di luar pulau sehingga aku mungkin ga bakal datang (ongkos pesawat bo!!), atau emang dia ga niat ngundang2.... tp khan setidaknya dia bs cm sekedar kasih info... biar aku bs mendoakan jg...
ampun!!! temenku satu ini emang keterlaluan bgt!!! aku kesel n sedih....
apa kabar ya dia skrg?? mungkin masih honeymoon n menikmati masa2 bersama... (mereka LDR sebelumnya)
selamat berbahagia buat temanku, Buzz n Etha....
Label:
teman,
ungkapan perasaan
Kamis, 06 Agustus 2009
gembul sayang...

waktu aku posting ini, didi lg tlp aku dari bali,, tp dia ketiduran!!! tidur di tengah2 obrolan kami lewat udara... T I D U R !!!! hahaha... dia kecapekan.... kacian si gembul... jauh dr rumah... ke bali bukannya liburan, malah kerja!!!
jadi, maaf ya gembul sayang kl aku publish-in km... hehehe...
oya, buat yg blm kenal didi... tuw potonya...
aku sayang bgt sama dia!!!
awalnya bisa kenal??? aduh... ga banget... jd didi tuw temennya kakaknya temenku (nah lo... bingung khan??!!)
temenku tuw namanya meli. kakaknya yg kul di Jogja punya temen, ya didi itu orgnya...
pertamanya meli yg ngotot minta ijin aku ngasih tahu no hpku ke didi... aku mati2an nolak, berkali2 aku bilang ogah... pikirku, ga banget deh kenalan ama org yg jauh, lewat "udara" pula... idih... ga da dlm bayanganku...kurang kerjaan aja batinku...
tapi ntah gmna critanya tiba2 aja aku meng-iya-kan bujuk rayu meli yg menggoda... hahaha...
tahu2 aja aku di-sms oleh org tak dikenal.... (tadda.... )
temenku tuw namanya meli. kakaknya yg kul di Jogja punya temen, ya didi itu orgnya...
pertamanya meli yg ngotot minta ijin aku ngasih tahu no hpku ke didi... aku mati2an nolak, berkali2 aku bilang ogah... pikirku, ga banget deh kenalan ama org yg jauh, lewat "udara" pula... idih... ga da dlm bayanganku...kurang kerjaan aja batinku...
tapi ntah gmna critanya tiba2 aja aku meng-iya-kan bujuk rayu meli yg menggoda... hahaha...
tahu2 aja aku di-sms oleh org tak dikenal.... (tadda.... )
kesan pertama dr sms-nya didi??? ga da kesan!!! ga feelling... hehehe...
tp emang deh... dasar lelaki.... (ga bermaksud menyamakan didi dgn pria2 lainnya lho...)
dia tuw pantang menyerah...
tp emang deh... dasar lelaki.... (ga bermaksud menyamakan didi dgn pria2 lainnya lho...)
dia tuw pantang menyerah...
kl dipikir apa yg bikin aku "jatuh" sama dia???
aha... aku jg bingung.... semuanya berjalan gitu aja... latar belakang pendidikan jelas beda....
karakter?? kayaknya juga banyak berbeda...
mana dia jauh... dia di tangerang, aku di surabaya...
aha... aku jg bingung.... semuanya berjalan gitu aja... latar belakang pendidikan jelas beda....
karakter?? kayaknya juga banyak berbeda...
mana dia jauh... dia di tangerang, aku di surabaya...
dia sibuk dengan kerjaannya yg nyaris 24 jam sehari, aku dengan duniaku sendiri!!
tp yg jelas kami "nyambung" banget.... udah KLIK!!
bukan berarti tanpa masalah.... tp kami mencoba jalani proses dan pergumulan ini bareng2...
berharap semakin "dewasa"!! belajar untuk ngeh dengan rencana Tuhan dalam hubungan ini...
yg jelas masih panjang masa untuk saling mengenal satu dengan yg lain.... masih bnyk "proses menyakitkan" yg mungkin harus kami alami ke depan....
tp yg jelas... kami berserah (bukan berarti pasrah!!)
sekarang aku sayang banget sama didi... lebih sayang dr hari kemarin....
aku berharap besok aku lebih dan lebih lagi sayang dia...
supaya kami bisa menyatukan visi dan misi.... berjalan beriringan... satu tujuan....
Amien...
Label:
luphly gembul,
ungkapan perasaan
Rabu, 05 Agustus 2009
KEJUTAN
kmrn lg asyik2 nge-net.... dpt tlp di siang bolong...
liat cdma-ku sekilas... panggilan dari didi
tumben banget dia nelpon siang2 mengingat kerjaannya yg udah mengalahkan kerja rodi ato bahkan romusha.... (hehe... lebay... agak berlebihan niy... tp bener deh didi kl dah kerja kaya ga tau waktu)
"sayang... aku punya kejutan"
"maksudnya???? kejutan gimana??"
(aduh!! kl kayak gini aku bener2 ga suka kejutan, apapun bentuknya!!!)
"tebak dulu donk...."
"kejutan apa siy??? aku ga tau mau nebak apa??"
"tebak dulu............"
"ga mau!! kejutan apa??"
(duh... bener2 bikin penasaran!!! mau jg siy nebak, tp aku pikir2 drpd tebakanku salah n jauh bgt dr kenyataan mending aku diam aja...)
"wah... payah niy... km tahu khan bsk boss-ku mau ke bali. trus aku diajak. acaranya sampe jumat. jd sabtu minggunya aku bisa mampir surabaya..."
pas trakir ketemu didi di serpong, kami dah ngitung2 kira2 brp lm lagi bisa ketemu... sekitar 3 mingguan lagi, bertepatan dengan libur kemerdekaan. planning siy kl bisa ketemu di yogya... aku dengan alasan jengukin bety(adikku) yg kul di jogja -walo alasan lebih tepatnya ya nemuin didi, hehe- trs dia bisa sekalian ngunjungi ortu n adiknya di klaten... klop khan....
tp bbrp hr lalu... rencana tinggal rencana... akir agust didi ada dinas di Sby, jd skalian aja ketemu di sby. itu brarti lebih lama lagi waktu ketemuannya.... duh.... padahal dah kangan bgt....
aku heran juga... akir2 ini aku jd gampang sensi... mellow bgt.... didi jg bilang aku jd gampang marah n emosian.... uhm.... aku jg heran....
well.... mlm ini, waktu nulis ini, didi lg dlm perjalanan ke bali.... itu berarti tinggal menghitung hr aja dia nyampe Sby.... 3 hari lagi.... Thx God...
Hyaa... dah ga sabar.... kangen......
liat cdma-ku sekilas... panggilan dari didi
tumben banget dia nelpon siang2 mengingat kerjaannya yg udah mengalahkan kerja rodi ato bahkan romusha.... (hehe... lebay... agak berlebihan niy... tp bener deh didi kl dah kerja kaya ga tau waktu)
"sayang... aku punya kejutan"
"maksudnya???? kejutan gimana??"
(aduh!! kl kayak gini aku bener2 ga suka kejutan, apapun bentuknya!!!)
"tebak dulu donk...."
"kejutan apa siy??? aku ga tau mau nebak apa??"
"tebak dulu............"
"ga mau!! kejutan apa??"
(duh... bener2 bikin penasaran!!! mau jg siy nebak, tp aku pikir2 drpd tebakanku salah n jauh bgt dr kenyataan mending aku diam aja...)
"wah... payah niy... km tahu khan bsk boss-ku mau ke bali. trus aku diajak. acaranya sampe jumat. jd sabtu minggunya aku bisa mampir surabaya..."
pas trakir ketemu didi di serpong, kami dah ngitung2 kira2 brp lm lagi bisa ketemu... sekitar 3 mingguan lagi, bertepatan dengan libur kemerdekaan. planning siy kl bisa ketemu di yogya... aku dengan alasan jengukin bety(adikku) yg kul di jogja -walo alasan lebih tepatnya ya nemuin didi, hehe- trs dia bisa sekalian ngunjungi ortu n adiknya di klaten... klop khan....
tp bbrp hr lalu... rencana tinggal rencana... akir agust didi ada dinas di Sby, jd skalian aja ketemu di sby. itu brarti lebih lama lagi waktu ketemuannya.... duh.... padahal dah kangan bgt....
aku heran juga... akir2 ini aku jd gampang sensi... mellow bgt.... didi jg bilang aku jd gampang marah n emosian.... uhm.... aku jg heran....
well.... mlm ini, waktu nulis ini, didi lg dlm perjalanan ke bali.... itu berarti tinggal menghitung hr aja dia nyampe Sby.... 3 hari lagi.... Thx God...
Hyaa... dah ga sabar.... kangen......
Label:
luphly gembul,
ungkapan perasaan
Senin, 03 Agustus 2009
Tlp 2 agustus 2009, jam 23.07
bunyi dering tlp smlm menyadarkanku....
pukul 23.07!!
hm....
"jam brp ini??!!!"
"iya..aku tau dah jam 11. aku masi di kantor"
"jam segini??? km td janji jam 1o dah pulang!!"
"td ktemu temen, jadi ngobrol bentar..."
-diam-
"urusan kerjaan kok, ga enak kalo aku tinggal.."
yup!! itu hanya sepenggal perbincangan kami -aku sama didi- di tlp.
sudah bbrp kali perbincangan spt itu yg mencuat...
akirnya bisa ditebak...
didi akan mengeluarkan jurusnya dgn lembut "tuh khan... masi aja ga mau ngerti..."
sedangkan aku cm bisa diam ato kalo pas lagi sensi cm bisa menangis...
aku merasa aku ngerti kerjaannya emang spt itu -berangkat pagi, pulang larut malam-
senin-jumat... bahkan sabtu dan minggu juga musti ke kantor!!!
tak jarang pula kerjaannya di bawa pulang.
aku tahu... aku ngerti....
tp ntah kenapa terkadang aku merasa didi keterlaluan.
kupikir, kl emang masih bs dihindari, knpa musti repot2 ke kantor...
kejadian smlm itu misalnya....
bilangnya ke kentor cm mau ngambil motor... tp ternyata malah panjang urusannya... padahal aku pikir kl dia ga "maksa" pergi sm temannya, dia ga perlu naruh motornya di kantor... padahal siangnya dia udah ke kantor!! dan itu hr minggu!!!
jd kusimpulkan didi emang keterlaluan.....
aku rasanya malam itu kangen banget sama didi, pengen dengerin suaranya, pengen ngobrol banyak... rasanya tak adil didi pergi lama bgt, membiarkan aku menunggu dalam rindu yang membuncah...
tanpa penjelasan, malam itu aku marah... ngambek... diam... nangis....
uhm.... sedih bgt spt ini...
jarak tangerang-surabaya, hanya bs dipersingkat melalui tlp, sms....
didi, aku kangen.... kangen bgt....
pukul 23.07!!
hm....
"jam brp ini??!!!"
"iya..aku tau dah jam 11. aku masi di kantor"
"jam segini??? km td janji jam 1o dah pulang!!"
"td ktemu temen, jadi ngobrol bentar..."
-diam-
"urusan kerjaan kok, ga enak kalo aku tinggal.."
yup!! itu hanya sepenggal perbincangan kami -aku sama didi- di tlp.
sudah bbrp kali perbincangan spt itu yg mencuat...
akirnya bisa ditebak...
didi akan mengeluarkan jurusnya dgn lembut "tuh khan... masi aja ga mau ngerti..."
sedangkan aku cm bisa diam ato kalo pas lagi sensi cm bisa menangis...
aku merasa aku ngerti kerjaannya emang spt itu -berangkat pagi, pulang larut malam-
senin-jumat... bahkan sabtu dan minggu juga musti ke kantor!!!
tak jarang pula kerjaannya di bawa pulang.
aku tahu... aku ngerti....
tp ntah kenapa terkadang aku merasa didi keterlaluan.
kupikir, kl emang masih bs dihindari, knpa musti repot2 ke kantor...
kejadian smlm itu misalnya....
bilangnya ke kentor cm mau ngambil motor... tp ternyata malah panjang urusannya... padahal aku pikir kl dia ga "maksa" pergi sm temannya, dia ga perlu naruh motornya di kantor... padahal siangnya dia udah ke kantor!! dan itu hr minggu!!!
jd kusimpulkan didi emang keterlaluan.....
aku rasanya malam itu kangen banget sama didi, pengen dengerin suaranya, pengen ngobrol banyak... rasanya tak adil didi pergi lama bgt, membiarkan aku menunggu dalam rindu yang membuncah...
tanpa penjelasan, malam itu aku marah... ngambek... diam... nangis....
uhm.... sedih bgt spt ini...
jarak tangerang-surabaya, hanya bs dipersingkat melalui tlp, sms....
didi, aku kangen.... kangen bgt....
Label:
luphly gembul,
ungkapan perasaan
Minggu, 24 Mei 2009
Aku, Kamu, Kita
aku tahu km marah....
aku tahu sikapku keterlaluan,,
aku tak bermaksud membuatmu kesal..
aku tak menyangka jd begini
maaf...
aku menunggu dalam diam,, tak tahu hrs bagaimana...
menit berlalu dan aku hanya diam
terus diam
aku tahu km lelah...
lelah akan sikapku
kita membisu...
aku jg mulai lelah...
tp aku yg salah...
dan aku mulai menangis
aku tahu sikapku keterlaluan,,
aku tak bermaksud membuatmu kesal..
aku tak menyangka jd begini
maaf...
aku menunggu dalam diam,, tak tahu hrs bagaimana...
menit berlalu dan aku hanya diam
terus diam
aku tahu km lelah...
lelah akan sikapku
kita membisu...
aku jg mulai lelah...
tp aku yg salah...
dan aku mulai menangis
Label:
ga penting,
ungkapan perasaan
Langganan:
Postingan (Atom)




