Selasa, 10 September 2013

Pasar Malam

Untuk pertama kalinya Nathan pergi ke pasar malam akhir pekan lalu waktu di Klaten. Pasar malamnya di alun-alun Klaten. Untung Nathan ditemani seorang sepupunya yang umur 5 tahun, jadi Nathan gak main sendirian.

Di alun-alun Klaten ini rupanya tiap hari sudah rutin ada pasar malam, hanya saja malam minggu lebih ramai dan meriah. Sekeliling lapangan alun-alun banyak tenda penjual makanan yang bisa dinikmati sambil duduk di bangku atau lesehan. Di tengah lapangan beragam permainan anak-anak tersedia. Mulai dari bouncing castle, kolam pancing mini, komidi putar, dan arena mandi bola. Penjual asesoris, balon dan gula kapas khas pasar malam juga banyak. Ada juga pertunjukan topeng monyet. Dan pastinya kereta mini dengan lampu hias yang mengelilingi alun-alun membuat lebih semarak karena memutar lagu anak-anak dengan speaker.

Saya dan Nathan naik kereta mini. Karena peminatnya banyak akhirnya Nathan saya pangku. 10ribu rupiah sudah bisa naik kereta mengelilingi alun-alun 2 putaran. Mahal, menurut saya.

Selain itu Nathan main permainan semacam komidi putar. Ada 3 jenis permainan yang dicoba. Tapi dasar Nathan penakut, mukanya lempeng aja waktu naik wahana permainan. Hahaha...
Anak kicik ini bayar 5ribu untuk tiap permainan. Teteeep, mahal menurut saya.
Bayangkan saja kalau anak kecil merengek mencoba semua permainan, berapa rupiah yang harus dikeluarkan??
Malah terhitung lebih murah main di Jungle Land atau di waterpark. Pilihan bermain lebih banyak dan lebih seru, namun keamanan terjamin.

Terakhir kami nonton topeng monyet. Standar topeng monyet ya, urutannya pasti sudah jelas, belanja ke pasar, naik sepeda motor, main kuda lumping, seperti itulah..
Kalo ini yang nonton nyawer seikhlasnya.

Sebelum pulang, kami lesehan makan kupat tahu di warung tenda. Murah, seporsi 8ribu. Baru kali ini nih saya nyobain. Bayanginnya seperti kupat/ lontong sayur. Ternyata beda jauh. Kuahnya manis asam mirim kuah pempek. Isinya lontong, tauge, tahu goreng. Kondimennya disediakan terpisah dan bayar lagi. Ada gorengan dan jeroan ayam.
Di lidah saya, rasanya semua komponennya gak nyambung. Tapi untuk seporsi makanan hanya 8ribu, yang belum nyobain gak ada ada salahnya nyobain..

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Tidak ada komentar: